KPK Dalami Dugaan Pungutan dalam Seleksi Jalur Mandiri Unsoed

KPK Dalami Dugaan Pungutan dalam Seleksi Jalur Mandiri Unsoed

KPK Dalami Dugaan Pungutan dalam Seleksi Jalur Mandiri Unsoed

 

Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan praktik pemerasan dalam proses penerimaan mahasiswa melalui jalur mandiri di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Informasi tersebut berkaitan dengan dugaan adanya permintaan sejumlah uang kepada orang tua calon mahasiswa agar dapat mengikuti atau memperoleh kesempatan dalam proses seleksi jalur mandiri. Dugaan praktik tersebut disebut telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama.

KPK menyampaikan bahwa informasi mengenai dugaan tersebut telah diperoleh dan saat ini sedang menjadi bagian dari proses penyelidikan. Lembaga antirasuah juga telah melakukan sejumlah permintaan klarifikasi kepada pihak-pihak yang dianggap mengetahui persoalan tersebut.

Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufiq Husein, mengatakan proses permintaan klarifikasi telah berlangsung selama beberapa waktu. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan memperjelas dugaan praktik yang tengah didalami.

Kasus ini turut menyeret nama Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq (ASO), yang disebut berkaitan dengan dugaan praktik pemerasan dalam proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri.

KPK masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara menyeluruh bagaimana dugaan praktik tersebut berlangsung, pihak-pihak yang terlibat, serta apakah terdapat unsur tindak pidana korupsi.

Hingga proses penyelidikan selesai, seluruh informasi mengenai keterlibatan pihak tertentu masih perlu diklarifikasi dan dibuktikan berdasarkan hasil pemeriksaan serta bukti-bukti yang dikumpulkan oleh KPK.

Updated: Agustus 22, 2026 — 5:11 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *